Thu. Oct 21st, 2021

Struktur-Struktur Yang Terdapat Pada Puisi

Struktur-Struktur Yang Terdapat Pada Puisi

Struktur-Struktur Yang Terdapat Pada Puisi

Istilah puisi berasal dari bahasa yunani yang berarti poesis dan mempunyai arti membangun, membuat, membentuk, ataupun menciptakan. Selain itu arti puisi dalam kamus besar bahasa Indonesia yaitu salah satu bentuk karya sastra yang bahasanya terikat oleh matra, rima, irama, dan juga penyusunan bait serta larik. Secara umum puisi itu sendiri suatu karya sastra yang dibuat oleh penyair untuk menyampaikan sebuah pesan.

Struktur-Struktur Yang Terdapat Pada Puisi

Ada beberapa struktur-struktur yang ada pada puisi, sehingga dalam pembentukan sebuah karya sastra puisi itu sendiri dapat tersusun dengan baik dan pesan yang ditulis pada sebuah puisi dapat tersampaikan dan memberikan kesan. Berikut struktur-struktur yang terdapat pada puisi, yaitu:

  1. Kata menjadi struktur yang pertama untuk pembentukan sebuah puisi, karena pemilihan diksi atau kata yang tepat dalam pembentukan dari puisi itu sendiri dan menjadi hal yang sangat menentukan untuk kesatuan dan keutuhan pada struktur yang lain untuk sebuah puisi serta kata-kata akan ditentukan untuk kemudian disusun menjadi sebuah larik.

  2. Larik adalah sebuah kalimat prosa dalam sebuah puisi yang mempunyai bermacam-macam bentuk. Larik yang terdapat pada sebuah puisi itu sendiri bisa berupa satu kata saja dan bisa juga dalam bentuk berupa frase atau bisa menjadi bentuk dalam sebuah kalimat.

  3. Bait adalah sebuah kumpulan dari sebuah kombinasi pada baris puisi yang berbeda, pada umumnya terdiri dari 4 baris, baris itu sendiri frasa dalam puisi yang mempunyai makna pada setiap baris serta distorsi yang terdiri dari 8 sampai 12 suku kata.

  4. Bunyi yang terdapat pada sebuah puisi yaitu terbentuk dari rima dan juga irama. Rima itu sendiri suatu persajakan yang terdapat pada sebuah karya sastra puisi yang berupa nada-nada yang disebabkan dari kalimat maupun kata-kata yang terdapat dalam larik dan juga bait.

  5. Irama itu sendiri juga berarti pergantian tinggi ataupun rendah, panjang ataupun pendek, serta keras ataupun lembut dalam pengucapan pada sebuah puisi. Irama ini disebabkan karena terdapat perulangan sebuah pengucapan yang berturut-turut dan juga bervariasi contohnya seperti adanya sebuah rima, perulangan bait, dan perulangan kata.

  6. Makna adalah sebuah unsur-unsur tujuan pada pemilihan sebuah kata dan juga pembentukan antara bait dan larik. Selain itu, makna dapat diartikan sebagai isi ataupun pesan dari sebuah puisi. Sehingga dari makna ini menjadi tujuan dari sang penyair puisi dapat tersampaikan.

Bagi anda yang akan membuat puisi agar memberikan kesan yang baik, mungkin beberapa penjelasan tentang struktur-struktur yang terdapat pada puisi diatas dapat menambah wawasan dan pengetahuan anda, sehingga anda dapat membuat puisi yang dapat memberikan kesan dan pesan. Karena dengan puisi anda dapat menciptakan sebuah karya sastra sendiri dengan beraneka ragam, macam, dan bentuk yang unik. Seperti ide menulis puisi, novel sekenario dan lain sebagainya.